10 Maret 2015

Morfologi Sungai

PENDAHULUAN
SUNGAI adalah torehan di permukaan bumi yang merupakan penampung dan penyalur alamiah air dan material sedimen dari suatu DAS ke tempat yang lebih rendah dan akhirnya ke laut.
Morfologi sungai adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang geometri (bentuk dan ukuran), jenis, sifat dan perilaku sungai dengan segala aspek perubahan-nya dalam matra ruang dan waktu; artinya menyangkut sifat dinamik sungai dan lingkungannya yang saling terkait.
Jadi dalam morfologi dan hidraulika sungai dipelajari perilaku sungai dan proses pembentukan sungai yang merupakan suatu agen yang merubah permukaan bumi (agent of earth crust change).

PLANFORM (DENAH) SUNGAI
A.     Sinuous (berbentuk sinus atau gelombang)
1.       Sinuous Canal Form,
Kemiringan yang landai, lebar relatif sama, tidak beranyam, saluran sempit dan dalam;
2.       Sinuous Point Bar,
Kemiringan lebih curam, bagian yang lurus stabil, sedangkan bagian di tikungan lebih lebar;
3.       Sinuous Braided,
Kemiringan sangat curam, alur sungai berpindah-pindah arah radial, muatan dasar (bed load) sungai cukup besar;
B.      Non Sinuous,
Sungai beranyam, dan anak sungai mempunyai pertemuan yang berpindah pindah

POLA ALUR SUNGAI
Leopold dan Walman (1957)
  1. Lurus (straight/sinuous), jika kelokannya ≤ 1,5
  2. Berkelok (meandering), jika kelokannya > 1,5
  3. Beranyam (braided)

n  Kelokan sungai adalah perbandingan antara panjang lembah (valley slope) terhadap panjang sungai (channel slope


n  Meandering



MEKANIKA SUNGAI
Azas-azas pada mekanika sungai yaitu:
1.  Azas Kesemestaan Perubahan (The Uni Intervarcity Exchange)
Akibat atau Pengaruh Luar
a) Panas dan penyinaran → misalnya pada siang hari, batuan pecah, kemudian menjadi pasir dan terbawa turun ke sungai;
b) Tektonik → gaya yang bekerja perlahan-lahan dalam arah horizontal atau tertekuk;
c) Gravitasi → batuan-batuan menggelinding ke bawah akibat gravitasi;
d) Volkanik → semburan-semburan dari gunung api;
e) Gempa
f) Isostatis → di dalam ilmu geologi, kerak bumi mengambang dan di bawahnya mengalir magma. Kerak bumi pecah dan kemudian magma menyembur keluar, kemudian terjadi pelapukan batu.

Gaya-gaya eksternal yang merubah permukaan  bumi
a)      Perubahan permukaan
b)      Pelapukan akibat panas bumi maupun matahari
c)       Perubahan hidrologi  

2.  Azas Kecepatan Perubahan
Perubahan yang terjadi dalam kurun waktu tertentu:
a)  Waktu singkat, Seolah-olah tidak ada perubahan dalam keadaan tunak (dianggap tunak karena berlangsung dalam waktu yang cukup singkat)
b)  Waktu keseimbangan, Waktu dimana perubahan netto tidak ada yaitu waktu terjadi keseimbangan antara musim hujan dan musim kemarau (pengerusan dan pengendapan saling mengimbangi)
c)  Waktu ulang geologi, Hal ini berlangsung sangat lama

3.  Azas Open System
Adalah suatu tata yang berubah karena pengaruh luar dan dirinya sendiri. Faktor-faktor pembentuk sungai : suku-suku sistem dari sungai. Sungai dan pasu sebagai TATA YANG TERBUKA (OPEN SYSTEM). Ada suatu lingkungan kemudian terjadi interaksi antara lingkungan dan tata lingkungan (ekosistem).


Sumber: Rekayasa Sungai - Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D.

Tidak ada komentar: